SUKSESPRO.COM - Kementerian Koperasi dan UKM mengandeng sejumlah komunitas untuk mendistribusikan masker gratis kepada pegadang UKM di berbagai wilayah di DKI Jakarta dan sekitarnya.
Komunitas yang digandeng Kementerian Koperasi di antaranya dari Lazisnu, Indonesia Brand Aktivist Network (IBAN), Tokome dan PT Wira Karitas.
"Kita bekerja sama dengan rekan-rekan dari berbagai komunitas untuk memudahkan pendistribusian masker kepada mereka yang membutuhkan," kata Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata di Jakarta.
Di antara para pedagang tersebut, ujar Leondard, pedagang kecil lebih diprioritaskan.
Leonard mengatakan, program pembagian masker gratis itu sebagai komitmen Kemenkop dan UKM membantu pemerintah dalam meredam infeksi penyebaran pandemi Covid-19 di Tanah Air.
Program itu diadakan bekerja sama dengan para donator masker dari PT Mayora, PT Shirama Internasiaonal dan Komunitas Solideritas Berantas Covid 19.
"Dengan pembagian masker secara gratis ini, masyarakat akan semakin peduli dan ikut bersama sama pemerintah memutus pedemi Covid-19," ujar Leonard.
Kurangi Permintaan Pasar
Dia menyebutkan, bahwa Smesco Indonesia ditunjuk Kemenkop UKM sebagai salah satu mitra distribusi.
Pendistribusian masker gratis itu ke daerah-daerah yang masuk zona merah pendemik Covid-19, di antaranya Kota Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.
Sejak digagas pada awal pandemi Covid-19 merebak, hingga kini sudah lebih dari 190.000 masker dibagikan kepada para pedagang.
Adapun komunitas yang dilibatkan, yakni IBAN yang di bantu oleh Lazisnu, Tangsel Kreatif, Komunitas Belimbing Depok dan Global Visi Media.
Selain itu, juga ada Universitas Umar Usman, Komunitas Indonesia Creativ Cities Network, Komunitas Fesyen berkelanjutan, dan Sekertariat ULUNI UI.
"Ini sebagai bagian dari gerakan mengenakan masker kain non medis untuk para pedagang. Mereka kalau kita lihat banyak yang tidak bisa menerapkan social distancing karena mereka harus mencari nafkah di jalan. Karena ini gerakan ini digagas untuk membantu mereka," papar Leonard.
Gerakan masker kain digagas Kemenkop dan UKM bersama para donatur masker ini bertujuan untuk mengurangi permintaan pasar terhadap masker medis.
Selain itu juga untuk menambah peluang penghasilan bagi UKM yang memproduksi masker kain non medis.
Dikutip dari kemenkop.co.id, gerakan mengenakan masker kain di kalangan pedagang ini penting, karena mereka termasuk kelompok yang rentan terpapar Covid-19.
Dengan mengenakan masker, para pedagang di jalan dapat beraktivitas dengan lebih aman, atau mengurangi resiko tertular virus tersebut. (*)
Komentar
Posting Komentar