[Pos baru] Oprah Winfrey, Wanita Miliarder yang Pernah Menjadi Jurnalis
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
admin menulis:" Suksespro.com – Sosok Orpah Gail Winfrey atau tenar dengan nama Oprah Winfrey, adalah figur yang lekat dengan dunia presenter yang sukses dan menyandang predikat sebagai salah satu perempuan miliarder papan atas di dunia. Tidak ada yang menyangka,"
Suksespro.com – Sosok Orpah Gail Winfrey atau tenar dengan nama Oprah Winfrey, adalah figur yang lekat dengan dunia presenter yang sukses dan menyandang predikat sebagai salah satu perempuan miliarder papan atas di dunia.
Tidak ada yang menyangka, bila Oprah dilahirkan dari keluarga yang sangat sulit secara ekonomi. Oprah lahir tanggal 29 Januari 1954 di Kosciusko, Mississippi, Amerika Serikat.
Uniknya, nama depan Oprah berasal dari sebuah kesalahan. Maksud hati, orangtuanya ingin menamakan Orpah, seperti yang ada dalam Alkitab. Namun perawat yang membantu persalinan kurang cermat dalam mengeja nama dengan baik, maka ditulisnyalah Oprah Winfrey.
Setelah Oprah lahir, Ibu Oprah, Vernita, harus mencukupi kebutuhan hidup keluarganya dengan menjadi buruh kebersihan di Milwaukee, Wisconsin.
Saat itu Oprah baru berusia enam tahun dan diasuh di desa oleh neneknya, Hattie Mae yang memiliki peternakan. Vernita lalu mengambil Oprah dari neneknya yang sudah mengasuhnya selama enam (6) tahun.
Dengan kehidupan barunya, tinggal bersama ibunya, kesulitan hidup tetap menyertai Oprah. Selama tinggal di Milwaukee, Oprah tinggal bersama ibu dan kedua saudara tirinya dalam sebuah kamar.
Pekerjaan Vernita yang sangat menyita tenaga dan waktu, menyebabkan dia tak bisa sempurna memperhatikan anak-anaknya. Vernita pergi bekerja mulai pagi buta dan pulang pada larut malam.
Karena alasan itulah, Oprah merasa tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang dia butuhkan dan sering kabur dari rumah hanya untuk merebut perhatian dari ibunya.
Sikap hidup Oprah mulai tidak teratur menginjak usia remaja. Kabur dari rumah kembali dilakukannya lagi. Ibunya lantas mengirimkan Oprah ke ayahnya yang hidup di Kota Nashville, negara bagian Tennessee. Oprah memang merasa takut saat dikirim untuk tinggal bersama ayahnya.
Di usia belia, umur 14 tahun, Oprah hidup bersama ayahnya, Vernon Winfrey dan ibu turinya, Zelma. Keluarga ayahnya ini termasuk tokoh yang disegani oleh warga Tennessee.
Vernon, ayah Oprah mengajari sikap hidup Oprah dengan disiplin. Hal itu membuat Oprah cukup kesulitan, sebab kebiasaan sikap hidupnya yang cenderung negatif masih terbawa. Mata pelajarannya di sekolah, selama di Milwaukee, banyak yang bernilai buruk alias mendapatkan nilai C. Parahnya, ayahnya tak ingin nilainya jeblok dan hanya mau tahu nilai Oprah harus A dan tidak bisa ditawar.
Memang Oprah pada mulanya tidak suka dengan ketegasan aturan yang diterapkan Vernon, ayahnya. Namun Oprah sadar, ketegasan serta disiplin inilah yang dia butuhkan.
Oprah Winfrey./Foto: wikipedia.org
Oprah juga merasakan, dibalik ketegasan sang ayah, ada perhatian dan kasih sayang yang dicurahkan dalam setiap menerapkan kedisiplinan. Oprah yang masih remaja itu pelan-pelan mengerti arah yang sedang diberikan ayahnya.
Gemblengan sang ayah berbuah hasil dengan semakin menonjolnya nilai-nilai Oprah di sekolah. Keberhasilan nilai studinya juga diikuti dengan perubahan pribadi Oprah yang lebih ramah dan melambungkan namanya di sekolah. Dia makin terkenal dan populer di sekolah.
Titik Balik
Titik balik hidupnya terjadi justru di usia remaja umur 16 tahun. Oprah diundang untuk menjadi narasumber di sebuah gereja yang berada di Los Angeles, dengan menempuh perjalanan yang sangat jauh dari Nashvillee.
Setahun berikutnya, di usia 17 tahun, Oprah memperoleh pekerjaan pertamanya sebagai penyiar berita di stasiun radio lokal. Oprah mendapat honor 100 Dolar AS per minggu, yang lumayan besar untuk ukuran siswa sekolah menengah pada tahun 1970-an.
Oprah mengasah skill komunikasinya dan semakin tertata, baik pola hidupnya dan gaya bicaranya. Sehingga makin banyak yang terkesan dengan model komunikasi Oprah. Menginjak usia 19 tahun, Oprah ditemukan sebuah stasiun televisi di Nashvillee untuk bekerja sebagai jurnalis dan penyiar berita.
Wira wiri di layar kaca membawanya di tahun 1976, Oprah menjadi pembawa acara TV di Baltimore dan kemudian dipromosikan sebagai pendamping pemandu acara bincang-bincang pagi (talk show) bertajuk People Are Talking (Orang–orang Mulai Berbicara).
Perjalanannya kemudian di tahun 1984, Oprah mendapatkan terobosan besar diminta menjadi pemandu acaranya sendiri di Chicago. Acara A.M. Chicago mengudara pada waktu yang sama dengan acara Phill Donahue Show yang populer, tetapi tidak butuh waktu lama bagi Oprah untuk menurunkan Phill dan takhtanya. Dalam waktu singkat dia menjadi bintang di 120 kota besar di seluruh Amerika.
Dua tahun berselang, anak tangga sukses berikutnya di tahun 1986 mengantarkan dirinya memiliki acara The Oprah Winfrey Show. Acara itu debut nasional pertamanya dan langsung meraih sukses dengan cepat. Acara itu menjadi pertunjukan yang paling populer di televisi dan menjadikannya wanita kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan dan menjadi bintang dengan bayaran tertinggi.
The Oprah Winfrey Show menjadi talk show nomor satu saat itu serta ditonton 48 juta pemirsa setiap minggunya di Amerika dan disiarkan secara internasional di 126 negara.
Mendirikan Majalah
Naluri jurnalisnya masih tumbuh dan Oprah pada bulan April tahun 2000, Oprah dan Majalah Hearts memperkenalkan O, The Oprah Magazine. Majalah tersebut menjadi majalah yang sukses dalam sejarah penerbitan dengan sirkulasi 2,3 juta pembaca setiap bulannya.
Di April 2002, Oprah meluncurkan edisi pertama internasional dari O, The Oprah Magazine di Afrika Selatan.
Pundi-pundi rejekinya makin banyak dan kini kekayaan Oprah menyentuh sekitar 2,7 miliar dolar AS lebih. Dengan kekayaan tersebut menempatkan Oprah masuk dalam daftar miliarder di dunia.
Oprah Winfrey menjadi salah satu perempuan terkaya di dunia. Dia sering memberikan donasi untuk kegiatan-kegiatan amal dan sosial. Atas kegiatan-kegiatan amalnya, Opra mendapatkan Penghargaan Global Aksi-aksi Kemanusiaan (Global Humanitarian Action Award ) dari Asosiasi PBB Amerika (United Nations Association of the United States of America).
Oprah juga memiliki perusahaan film bernama Harpo Productions. Memiliki perusahaan film ini ternyata ingin mewujudkan impian di masa kecilnya yang ingin menjadi bintang film dan berakting drama.
Selain itu juga menjadi Produser Broadway theatre 'The Color Purple', membuat situs sendiri Oprah.com, serta memiliki radio satelit Oprah and Friends. (*)
Kevin Yo menulis:" Cara menghasilkan uang tambahan tanpa modal sebenarnya sudah ada dari dulu, namun kita juga harus tahu platform mana yang banyak digunakan orang, dan apa saja kelebihannya, kita akan bahas dalam artikel ini ya. Apa saja sih yang bisa kita lakukan?" Pos baru pada SUKSESPRO Cara Menghasilkan Uang Tambahan oleh Kevin Yo Cara menghasilkan uang tambahan tanpa modal sebenarnya sudah ada dari dulu, namun kita juga harus tahu platform mana yang banyak digunakan orang, dan apa saja kelebihannya, kita akan bahas dalam artikel ini ya. Apa saja sih yang bisa k...
Kevin Yo menulis:" Yang muda beraksi lewat usaha adalah sebuah pilihan untuk merubah kehidupan dan tentu saja membawa dampak positif dalam ekonomi dengan mengesampingkan gaya hidup seperti yang dilakukan oleh Nova Ajie Setiyawan. Apa yang dilakukan sangatlah pantas dico" Pos baru pada SUKSESPRO YANG MUDA BERAKSI LEWAT USAHA oleh Kevin Yo Yang muda beraksi lewat usaha adalah sebuah pilihan untuk merubah kehidupan dan tentu saja membawa dampak positif dalam ekonomi dengan mengesampingkan gaya hidup seperti yang dilakukan oleh Nova Ajie Setiyawan. Apa yang dilakukan sangatl...
admin menulis:" Suksespro.com – Presiden Joko Widodo menyebut, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia masih relatif baik dibandingkan dengan sejumlah negara lain. "Walaupun hanya tumbuh 2,97 persen, tapi kalau dibandingkan negara lain yang telah merilis angka pertum" Pos baru pada SUKSESPRO Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Relatif Baik oleh admin Suksespro.com – Presiden Joko Widodo menyebut, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia masih relatif baik dibandingkan dengan sejumlah negara lain. "Walaupun hanya tumbuh 2,97 persen, tapi kalau dibandingkan negara lain yang ...
Komentar
Posting Komentar