[Pos baru] Membuka Usaha Roti Bakar Bandung ‘Sekawan’, Lisa Halim Merintis Jaringan Waralaba
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
admin menulis:" Suksespro.com – Mengembangkan usaha kuliner di Kota Solo memang masih sangat menjanjikan. Kota Solo memang dikenal surganya kuliner di Jawa Tengah. Untuk itulah setiap hari semakin banyak orang yang membuka usaha kuliner. Demikian juga Lisa Halim "
Suksespro.com – Mengembangkan usaha kuliner di Kota Solo memang masih sangat menjanjikan. Kota Solo memang dikenal surganya kuliner di Jawa Tengah.
Untuk itulah setiap hari semakin banyak orang yang membuka usaha kuliner. Demikian juga Lisa Halim yang mencoba membuka usaha Roti Bakar Bandung.
Dalam obrolannya dengan Suksespro.com, Lisa Halim menuturkan, bila sudah sejak 7 tahun silam dirinya sangat ingin membuka usaha menjual Roti Bakar Bandung.
"Saat itu saya berpikir usaha ini sebagai tabungan ketika saya akan pensiun dari pekerjaan tetap saya sebagai marketing hotel," ujar Lisa Halim, wanita cantik yang dikenal sebagai seorang marketing hotel dan public relation.
Dalam mencapai keinginannya, Lisa mencoba mempersiapkan diri dengan belajar resep dan seluk beluk membuat Roti Bakar Bandung.
"Semua peralatan memasak sudah saya siapkan dan melatih diri cara memasak roti bakar. Namun, cita-cita saya waktu itu tidak tersampaikan dikarenakan hal yang lainnya. Baru setahun yang lalu, pemikiran saya muncul kembali, ingin serius usaha di bidang kuliner Roti Bakar Bandung," papar Lisa yang sudah riwa riwi di hotel-hotel terkemuka di Kota Solo sebagai tenaga profesional di bidang marketing hotel.
Lisa Halim terjun langsung mengurus bisnis Roti Bakar Bandung 'Sekawan'./Foto: Istimewa.
Ingin MembukaFranchise
Tak sekedar membuka usaha roti bakar, namun Lisa ingin usahanya berkembang dalam model jaringan waralaba atau franchise.
"Ada perbedaan konsep ketika membuka usaha ini, yaitu saya ingin membuka secara franchise roti bakar bandung. Keinginan ini segera saya wujudkan karena sudah ada 2 calon mitra yang ingin bergabung," terang Lisa belum lama ini.
Dirinya kemudian memesan gerobak dan membeli semua perlengkapan masak sebanyak 4 set.
"Setelah jadi, akhirnya saya berikan gerobak tersebut kepada kedua calon mitra saya," kata dia.
Dan seiring berjalannya waktu, sambung Lisa, ketika itu sekolah libur karena dipakai latihan ujian kelas 12, sehingga anaknya yang justru minta untuk berjualan sendiri.
"Saya mengambil lokasi di Jalan Sutan Syahrir Widuran, tepatnya di sebelah timur pertigaan Apotek Widuran Solo. Lokasi sepanjang jalan itu adalah salah satu pusat kuliner di Solo," tutur wanita berparas ayu ini.
Asal Nama Sekawan
Melalui brand Sekawan, Roti Bakar Bandung Sekawan saat ini mulai dijalankannya. Memilih nama Sekawan, menurut Lisa memiliki makna sendiri.
"Nama Sekawan, bisa mempunyai beberapa arti. Secara bahasa Jawa, kata Sekawan artinya angka empat (4), dan arti yang lainnya adalah se-pertemanan. Saya mengambil kata atau nama Sekawan adalah dikarenakan jumlah anak saya ada 4," papar Lisa.
Untuk saat ini, outlet pusat ada di Jalan Sutan Syahrir Widuran, kemudian di depan PMI Jebres. Dan untuk franchise ada di daerah Madyotaman dan Gembongan Kartasura.
"Dalam waktu dekat saya berencana akan buka cabang lagi di daerah Gading," katanya.
Dijelaskan, Roti Bakar Sekawan buka setiap hari, mulai pukul 16.30 WIB sampai dengan 22.00 WIB. Tetapi jika ada pembeli yang ingin pesan, bisa dilayani mulai pukul 15.00 WIB.
Bagi pembeli yang ingin pesan secara online, bisa lewat aplikasi Soku ( Solo Kuliner ), serta bisa menghubungi nomor WA 0858 6776 1083, 0868 2261 7940, 0877 04663 7966 serta 0858 7933 9779.
Untuk info franchise bisa menghubungi ke nomor 0878 3640 0090. Atau kepoin kita lewat akun IG @rotibakar_sekawan.
Keistimewaan Roti Bakar Sekawan
Roti Bakar Bandung Sekawan sama seperti Roti Bakar Bandung pada umumnya, namun yang membuat beda, Lisa melengkapi dengan variasi rasa yang komplit dan Milenia, yang kekinian.
"Sehingga segmen pembeli bisa lebih luas, tidak hanya pada kalangan keluarga saja namun juga pada kalangan anak muda," tukasnya.
Menurut dia ada berbagai rasa yang ditawarkan.
"Selain rasa selai seperti Strawbery, Blubery, Melon dan Nanas, serta toping Cokelat dan Keju, saya menambahkan rasa Tiramishu, Avocado, Vanila, Taro, Oreao, Greentea, dan Durian," jelas Lisa.
Bahkan belakangan ini, kata dia, ditambahkan menu baru yaitu rasa Banana Coco Cheese atau Pisang Cokelat Keju.
"Dalam waktu dekat, saya akan menambah variasi isi roti bakar bandung yang lebih komplit, dengan rasa asin. Mau tau apa itu isinya ...?? harap sabar menunggu ya …," kata Lisa sembari tersenyum.
Namun bukan karena itu saja yang membuat Roti Bakar Sekawan berbeda dengan yang lainnya.
"Soal rasa boleh diadu, saya memberikan topingnya gak pelit, sehingga rasanya begitu mantap, gurih dan renyah," ungkapnya.
"Istimewanya yang selanjutya adalah, saya melihat hampir semua penjual Roti Bakar Bandung mayoritas adalah kaum laki-laki. Masih sedikit sekali penjual kaum wanita. Tidak perlu gengsi ketika mencari rejeki," tuturnya manis.
"Selain itu, karena saya adalah seorang hotelier apalagi seorang marketer, yang harus selalu ramah dan murah senyum kepada semua pembeli. Hal itu cukup menjadi modal untuk membuat para pembeli datang kembali," imbuh Lisa.
Dan yang gak kalah menariknya, Lisa sering membikin promo untuk setiap minggunya. Mulai dari promo potongan harga, promo free ongkir, promo buy 2 get 3, dan discount 50% untuk pembeli yang bernama "Sri".
Dia juga menceritakan awal membuka usaha roti bakar miliknya.
"Selang beberapa hari saya buka, pemerintah mengumumkan adanya pandemi covid 19, . Banyak sekali perusahaan yang terkena imbas, banyak karywan yang dirumahkan bahkan juga banyak yang kehilangan mata pencaharian," jelas Lisa.
"Saya tergerak hati untuk membantu mereka, dengan cara membuka lapangan pekerjaan. Bukan sistem franchise lagi yang saya tawarkan, namun sistem penggajian dan berlanjut ke sharing profit," ungkap dia.
"Bulan ini sudah ada 2 karyawan yang mengambil kesempatan itu, dan saya merasa sangat bangga dan bahagia sekali. Karena salah satu prinsip dalam hidup saya, bahwa saya ingin hidup saya menjadi berkat bagi orang lain," tambahnya. (Didik Kartika)
Kevin Yo menulis:" Cara menghasilkan uang tambahan tanpa modal sebenarnya sudah ada dari dulu, namun kita juga harus tahu platform mana yang banyak digunakan orang, dan apa saja kelebihannya, kita akan bahas dalam artikel ini ya. Apa saja sih yang bisa kita lakukan?" Pos baru pada SUKSESPRO Cara Menghasilkan Uang Tambahan oleh Kevin Yo Cara menghasilkan uang tambahan tanpa modal sebenarnya sudah ada dari dulu, namun kita juga harus tahu platform mana yang banyak digunakan orang, dan apa saja kelebihannya, kita akan bahas dalam artikel ini ya. Apa saja sih yang bisa k...
Kevin Yo menulis:" Yang muda beraksi lewat usaha adalah sebuah pilihan untuk merubah kehidupan dan tentu saja membawa dampak positif dalam ekonomi dengan mengesampingkan gaya hidup seperti yang dilakukan oleh Nova Ajie Setiyawan. Apa yang dilakukan sangatlah pantas dico" Pos baru pada SUKSESPRO YANG MUDA BERAKSI LEWAT USAHA oleh Kevin Yo Yang muda beraksi lewat usaha adalah sebuah pilihan untuk merubah kehidupan dan tentu saja membawa dampak positif dalam ekonomi dengan mengesampingkan gaya hidup seperti yang dilakukan oleh Nova Ajie Setiyawan. Apa yang dilakukan sangatl...
admin menulis:" Suksespro.com – Presiden Joko Widodo menyebut, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia masih relatif baik dibandingkan dengan sejumlah negara lain. "Walaupun hanya tumbuh 2,97 persen, tapi kalau dibandingkan negara lain yang telah merilis angka pertum" Pos baru pada SUKSESPRO Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Relatif Baik oleh admin Suksespro.com – Presiden Joko Widodo menyebut, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia masih relatif baik dibandingkan dengan sejumlah negara lain. "Walaupun hanya tumbuh 2,97 persen, tapi kalau dibandingkan negara lain yang ...
Komentar
Posting Komentar