SUKSESPRO.COM – Optimalisasi market bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tetap digeber selama masa pandemi Covid-19 ini.
Pasalnya, pandemi Covid-19 saat ini menimbulkan berbagai dampak, termasuk di sektor UMKM maupun pelaku usaha dalam skala yang lebih besar.
Misalnya dari sulitnya mendapatkan modal hingga menurunya daya beli konsumen yang menjadi masalah utama macetnya roda perputaran ekonomi.
Bantuan dari pemerintah saat ini dirasa masih terlalu fokus pada permodalan usaha yang mengakibatkan kurangnya perhatian pada turunya daya beli masyarakat Indonesia.
Dikutip dari umkmindonesia.id, Pemerintah melalui Kementerian BUMN berkolaborasi bersama sembilan BUMN menghadirkan platform digital.
Platform baru tersebut berfungsi untuk memfasilitasi pengembangan potensi pelaku ekonomi lokal di Indonesia yakni Pasar Digital UMKM atau yang dikenal dengan PaDi UMKM.
Sembilan BUMN tersebut adalah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), Pembangunan Perumahan (PP), Waskita Karya dan Wijaya Karya (Wika).
Melirik Dunia Digital
Selain itu ada pula Pupuk Indonesia, PT Pertamina, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PNM).
Pemerintah memang terus meningkatkan kapasitas bisnis pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah Covid-19.
Pemerintah berkomitmen memberikan ruang bagi UMKM dengan menjadikannya supplier atau vendor BUMN melalui program Pasar Digital UMKM (PaDi UMKM).
Pengadaan BUMN sebesar Rp 18,5 triliun atau proyek di bawah Rp 14 miliar akan diserahkan ke UMKM melalui platform Padi UMKM.
Oleh karena itulah KOPITU bersama Kementerian BUMN, Kementerian Koperasi dan UKM dan Kantor Staff Kepresidenan mengadakan Workshop Online.
Tema yang diusung adalah optimalisasi market umkm melalui platform PaDi (Pasar Digital) apakah sudah jadi solusi PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional).
Hadir dalam sebagai pembicara, Budi Gunadi S (Keynote Speech) selaku Wakil Menteri BUMN/Ketua Satgas PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional.
Kemudian Panutan Sakti S selaku Deputi III Perekonomian Kantor Staff Kepresidenan, Victoria Simanungkalit dari Deputi Bidang Produksi Kementerian Koperasi dan UKM.
Selain itu ada pula Iriana Ekasari selaku Wakil Ketua Umum Kopitu Bidang Perdagangan Dalam dan Luar Negeri. (*)
Komentar
Posting Komentar